Kemampuan
konsentrasi belajar adalah salah satu bagian yang sangat penting dalam aktivitas rutin yang terjadi di semua bidang pendidikan. Pola dan konsep penerapan carabelajar di Indonesia masih banyak yang mengandalkan kemampuan
individu masing-masing siswa. Sehingga hanya siswa siswa tertentu yang dapat mengikuti pelajaran dengan baik,
siswa yang lainnya masih banyak yang mengalami kesulitan untuk memahami
/ menghafal atau mempelajari materi
yang ada. Banyak siswa yang masih terjebak dalam keadaan kesulitan untuk
menemukan cara belajar yang baik, mudah,
dan
cepat sehingga tidak cepat jenuh karena
disekolah pada umumnya tidak diajarkan secara khusus teknik cara belajar yang
mudah, seperti mudah untuk menyerap materi pelajaran, menghafal yang cepat dan
langsung hafal dengan sekali baca ataupun teknik yang dapat membuat siswa
menyukai pelajaran matematika, fisika serta cara mudah dan cepat untuk mempelajarinya.
Kendala kendala yang sering terjadi disekolah antara lain
:
1. Kesulitan
konsentrasi belajar sehingga belajar cepat jenuh.
2. Kesulitan
memahami dan mempelajari materi pelajaran walaupun sudah berusaha mendengarkan dan
memperhatikan guru yang menerangkan pelajaran.
3. Kesulitan menghafal materi seperti menghafal definisi,
menghafal tabel, uraian yang panjang, bagan, istilah-istilah (fisika, kimia, ekonomi), nama ibu kota provinsi, nama negara negara yang tergabung
dalam suatu organisasi, pasal-pasal dalam undang-undang, dll.
4. Mengalami kesulitan menyimpan memori pelajaran atau mudah
lupa.
5. Kurangnya
motivasi belajar.
6. Hafalan
yang terlalu banyak dan sulit menyebabkan harus diulang-ulang, sehingga cepat jenuh
7. Kesulitan
belajar matematika dan fisika, walaupun sudah ditambah bimbingan diluar sekolah.
Dengan adanya beberapa kendala diatas banyak siswa yang
mendapatkan nilai prestasi kurang disekolah. Karena itu sangat dibutuhkan akan
pengetahuan tentang cara / teknik yang bisa digunakan siswa manapun tanpa
melihat nilai prestasi dikelas yang mampu meningkatkan kemampuan, kreativitas,
dan daya konsentrasi dalam belajar.
Kondisi
saat ini masih sangat banyak orang tua ataupun guru yang kesulitan untuk menyuruh
anaknya ataupun siswa-siswinya dalam hal belajar, walaupun sudah diberikan pengajaran
terbaik bahkan dengan penambahan pembelajaran diluar sekolah seperti yang
sekarang banyak terjadi, kondisi ini bahkan hanya menambah beban anak, dimana sehari-harinya
diisi terus dengan belajar berjam-jam dengan tidak ada perubahan dalam prestasi
siswa. Perlu diketahui bahwa perkembangan anak yang baik tidak hanya diisi dengan
belajar pelajaran sekolah, tapi juga harus diisi dengan waktu bermain atau penyaluran
hobi/bakat. Kekecewaan tidak hanya pada orang tua tapi juga pada anak-anak nantinya
jika anak tidak berhasil mengejar masa depannya, dan waktu tidak bisa diulang
Banyak
solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalah pendidikan sekolah, namun masih terbatas
pada pemberian buku-buku pelajaran/LKS atau mengembangkan teknik pengajaran di
sekolah melalui guru pengajar dengan study banding/seminar pelatihan untuk
guru-gurunya. Buku pelajaran ataupun pengajar terbaik bahkan bimbingan diluar sekolah
sebanyak apapun tidak akan cukup untuk meningkatkan prestasi siswa jika siswanya
sendiri tidak mau belajar. Pada dasarnya siswa terutama anak-anak cenderung menyukai
apa yg menurut mereka mudah dan menyenangkan, terbukti walaupun diberikan buku buku
pelajaran terbaik tetap sulit untuk belajar, sehingga dibutuhkan sebuah cara
yang bisa membuat siswa/anak-anak menjadi menyukai belajar, serta memiliki kemampuan
untuk mudah mempelajari pelajaran apapun.
Dengan adanya program ini kami mencoba memberikan solusi untuk mempu mengatasi
permasalahan siswa terutama dalam meningkatkan
kemampuan konsentrasi, menghafal,
dan
motivasi dalam belajar dengan
mengoptimalkan aktivitas otak kiri dan kanan.
Secara fisiologis, manusia memiliki otak yang menjadikan
pusat pengatur aktivitas, yang terbagi atas otak kiri dan kanan yang memiliki
kemampuan dan fungsinya masing masing. Sebagian orang pada umumnya hanya mampu
mengoptimalkan salah satu bagian otak saja, sedangkan untuk mampu meningkatkan
kemampuan siswa dalam belajar seperti meningkatkan konsentrasi,
daya analisis, menghafal cepat
dan
tidak perlu diulang-ulang, serta
menghafal akurat dengan memori tahan lama diperlukan
pengoptimalisasi kedua bagian otak kiri dan kanan. Untuk dapat mengotimalkan fungsi otak dengan
baik dibutuhkan sebuah metoda pelatihan ini.